Sandi rahasia sempat muncul di akun media sosial Edward Snowden, pembocor dokumen rahasia badan keamanan nasional AS atau National Security Agency (NSA) ke ruang publik.

Kode rahasia itu sempat muncul di akun Twitter Snowden pekan lalu, tetapi kemudian dihapus. Hal itu memunculkan spekulasi, termasuk kemungkinan dia telah dieksekusi di Rusia.

Snowden adalah mantan kontraktor teknik AS dan karyawan Central Intelligence Agency (CIA) yang menjadi kontraktor NSA sebelum membocorkan informasi program mata-mata NSA kepada pers.

Setelah membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS itu, Snowden melarikan diri ke Moskwa, Rusia, pada tahun 2013.

Teori konspirasi yakin, Snowden mungkin tewas setelah akun Twitter-nya mengirimkan dua pesan samar, seperti dilaporkan Daily Express, Minggu (7/8/2016).

Pesan pertama kepada para pendukung nya berbunyi, "Sudah waktunya" – diikuti oleh pesan kedua yang berisi 64 karakter kode.

Kutu komputer itu adalah salah satu orang yang paling dicari di dunia setelah ia mengungkapkan sejumlah besar dokumen pemerintah AS dan NSA yang menyadap percakapan telepon dan memata-matai orang berpengaruh di seluruh dunia.

Pada Rabu (3/8/2016) lalu, Snowden menulis di Twitter, "Apakah Anda bekerja dengan saya? Apakah kita berbicara sejak 2013?

"Silakan menghubungi kembali saya aman,” kicaunya.

"Sudah waktunya!"

Para penggemarnya bersemangat memaknai pesan itu bahwa mungkin Snowden hendak membocorkan dokumen rahasia lainnya dari pemerintah AS.

Namun, kemudian, muncul lagi pesan berisi 64 huruf acak dan angka dikirim di akun Twitter pria berusia 33 tahun itu, Jumat (5/8/2016).

Pada Minggu (7/8/2016), kedua pesan itu telah dihapus.  Hal itu memicu berbagai spekulasi, termasuk kemungkinan bahwa sandi itu sebagai pesan bahwa Snowden telah dieksekusi di Rusia.

Teori konspirasi mengatakan, kode itu mungkin menjadi kunci untuk file terenkripsi yang sudah diberikan kepada wartawan yang telah bekerja dengan dia sebelumnya.

Beberapa lainnya mengatakan, bahwa agen-agen AS – atau Rusia – mungkin telah menemukan Snowden sebelum ia bisa melepaskan sandi tersebut.

Salah satu rekannya,  seorang wartawan bernama Glenn Greenwald, telah menyakinkan publik bahwa Snowden "baik-baik saja".

Namun, nasib Snowden masih tetap menjadi rahasia yang sulit diketahui sejak ia mengirim pesan samarnya itu.