SAHABAT.CO.ID - Presiden RI Joko Widodo, Rabu meninjau Rumah Pemulihan Gizi (RPG) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur serta membagikan bantuan sembako dan pemberian makanan tambahan atau PMT kepada ratusan balita gizi buruk, ibu hamil dan anak-anak sekolah.

Dalam pantauan, Presiden Jokowi yang juga didampingi oleh Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Panglima TNI dan yang lainnya meninjau Rumah Pemulihan Gizi yang sudah sejak tiga tahun lalu didirikan oleh dinas kesehatan setempat dinilai berhasil mengurangi angka penderita gizi buruk.

Selain berkunjung dan meninjau ke Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Situbondo, Presiden Joko Widodo juga secara simbolis memberikan bantuan makanan tambahan dan paket sembako kepada ibu hamil, balita gizi buruk/kurang, anak sekolah dan lanjut usia.

Dihadapan ratusan ibu hamil, balita gizi buruk/kurang dan lanjut usia (lansia), Presiden Jokowi juga memberikan petunjuk mengkonsumsi biskuit untuk balita, ibu hamil dan anak-anak serta lanjut usia.

"Ibu-ibu jangan lupa untuk memberikan biskuit ini bagi balita umur 6 hingga 11 bulan 8 keping per hari, buat anak-anak 6 keping per hari," kata Presiden RI Jokowi kepada penerima bantuan.

Paket sembako yang diberikan diantaranya terdiri dari beras, gula pasir, kacang hijau, susu dan telur ayam.

Sedangkan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa biskuit dibagikan kepada 278 ibu hamil, 370 balita gizi buruk/kurang dan 400 anak sekolah. Dan pemberian bantuan ini sebelumnya juga dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan, PMT untuk balita merupakan pemberian suplementasi gizi guna melengkapi kebutuhan gizi agar mencapai berat badan sesuai usia. Tiap 100 gram PMT balita mengandung 450 kalori, 14 gram lemak, 9 gram protein, dan 71 gram karbohidrat.

PMT balita, kata dia, juga mengandung 10 vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, D, E, K, dan Asam Folat) dan 7 mineral (besi, zink, fosfor, selenium, dan kalsium).

Setiap bungkus PMT balita, lanjut dia, terdiri dari 12 keping biskuit atau 540 kalori (45 kalori per biskuit). Usia 6-11 bulan diberikan 8 keping per hari selama 1 bulan, setara dengan 20 bungkus PMT Balita. Usia 12-59 bulan diberikan 12 keping per hari selama 1 bulan, setara dengan 30 bungkus PMT balita.

"Bila berat badan telah sesuai, pemberian PMT Balita dihentikan dan untuk selanjutnya mengonsumsi makanan keluarga gizi simbang," katanya seusai acara pemberian makanan tambahan atau PMT.

Menurutnya, PMT Anak Sekolah diberikan untuk melengkapi kebutuhan gizi anak usia sekolah dasar. Tiap sajian (10 keping atau 60 gram) PMT anakan sekolah mengandung 300 kalori, 40 gram karbohidrat, 6 gram protein, dan 13 gram lemak.

PMT untuk anak sekolah juga mengandung 10 vitamin (A, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, D, dan E) dan 8 mineral (Asam folat, Bsi, Selenium, Kalsium, Natrium, Zink, Iodium, dan Fosfor).

"Ketentuan pemberian PMT untuk anak sekolah diberikan 6 keping per hari untuk mencukupi kebutuhan makanan tambahan anak usia sekolah dasar, yaitu 180 kalori per hari. Bila berat badan telah mencapai sesuai perhitungan berat badan sesuai umur, pemberian PMT dihentikan," tuturnya.

Ia menambahkan, PMT untuk ibu hamil setiap 100 gram mengandung 520 kalori. Setiap keping biskuit mengandung 104 kalori. Tiap sajian mengandung 520 kalori, 56 gram karbohidrat, 16 gram protein, dan 26 gram lemak.

PMT ibu hamil juga mengandung 9 macam vitamin (A,B1,B2, B3, B6, B12, C, D dan E) serta 8 mineral (Asam Folat, Zat Besi, Selenium, Kalsium, Natrium, Zink, Iodium, dan Fosfor).

"Ketentuan pemberian PMT ibu hamil pada kehamilan tiga bulan pertama diberikan dua keping biskuit per hari. Pada kehamilan tiga bulan kedua dan tiga diberikan tiga keping biskuit per hari," tuturnya.

Seusai memberikan PMT kepada ratusan ibu hamil, balita gizi buruk dan anak-anak sekolah dasar serta lanjut usia, Presiden Jokowi langsung menutup acara tersebut. Dan rencananya pada Kamis (15/9) pagi, Presiden RI juga akan meninjau latihan tempur di Puslatpur Korps Marinir di Pantai Banongan, Kecamatan Asembagus, dan dilanjutkan peninjauan di titik tinjau atau T12 di Puslatpur Marinir Karang Tekok, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.